Semua dimulai sesaat setelah gue mengambil mata kuliah terakhir di jurusan Hubungan Internasional UNPAR yaitu Skripsi. Hati yang berdebar-debar, jari yang memijit tombol-tombol di page formulir rencana studi, semua suasananya membuat gue sangat overwhelmed karena mengetahui bahwa tahun-tahun panjang menjadi seorang mahasiswa akan segera berakhir. Skripsi. Ya, Skripsi. Banyak juga yang menyebutnya TA (Tugas Akhir). Sepotong kata kecil yang bermakna besar dan berat, seberat potongan bokong Nicki Minaj. Saat itu gue pikir, "Hell! This is not that scary. I've been through a whole lot excruciating scenarios before. I got this in the bag" Ternyata gue salah. Salah besar.
Singkatnya gue berjuang KERAS buat merampungkan skripsi ini, mulai dari periode gue semangat yang meletup-letup sebentar doang sampe masa dimana gue jijik sama diri gue sebagai anak kuliahan. Gue sampe sempet mikir, "Why the fuck did I decide to go to college and waste 4 years of my precious life in the first place anyway? I can even ask my family to let me build my own business to begin with." Naik turunnya gue nikmatin banget waktu itu (haha 'waktu itu', padahal masih minggu lalu). Semua orang yang lalu-lalang di kehidupan gue udah kaya ga gue anggep pendapatnya karena gue juga lagi sibuk sama pendapat-pendapat gue sendiri.
Di tengah pergolakan batin tersebut gue sempet menamakan skripsi gue dengan nama Samantha.
I know.. I know.. that's kinda weird tapi ya bodo amat, kalo kata
Vennu Mallesh 'jagoan' baru gue (lol), "
It's My Life What Ever I Wanna Do" Hahaha btw nonton video si Vennu itu deh. Gokil banget itu orang.
Such a rule breaker! lol. Yak, lanjut! Jadi gue namain Samantha karena skripsi gue itu cuma mau deket sama gue kalo udah malem dan biasanya sering terganggu sama godaan bokep. lol. Apa hubungannya? Gatau, yang ada di pikiran gue langsung Samantha Jones di
Sex and The City hahaha.
Lambat laun, gue memutuskan untuk mengubah namanya menjadi Carrie, as in Carrie Bradshaw obviously. Soalnya skripsi gue mulai mau menjalin ikatan komitmen gue ga cuma pada 'malam hari'. Jadi gue pikir Carrie udah siap untuk melanjutkan hubungan ini ke jenjang yang lebih tinggi. Sejak saat itu, hubungan gue dengan Carrie mulai harmonis dan benar-benar penuh hasrat. Setiap hari gue bergumul dengannya, bercumbu mesra, diiringi alunan musik dari playlist bertajuk "slowww~" di iTunes gue.
Semua berjalan lancar sampai ketika, ga tau apa sebabnya, gue dan Carrie agak menjauh. Gue sibuk sama kegiatan-kegiatan lain dan dia sibuk dengan.. aplikasi komputer lain. (?) Sampai akhirnya dosen pembimbing gue, Bang Atom tercinta, mengumumkan deadline pengumpulan draft skripsi harus dikumpul sebelum tanggal 10 September. Saat itu adalah tanggal 6 September pagi. Menyadari bahwa tanggal 8-9 adalah hari libur kampus, gue seketika jatuh ke jurang api neraka di dalam otak gue. (?) Kaget, campur panik, campur pusing, diaduk dengan sendok penyesalan kenapa ga gue beresin urusan gue sama Carrie dari jauh-jauh hari. Hasilnya adalah.. A nonstop fucking session all day, all night long wih my beloved, Carrie.
Demi Tuhan gue menyelesaikan separuh bab 3, seluruh bab 4, dan bab 5 dalam 1 hari. Mau mampus rasanya genap 26 jam gue ga tidur sama sekali, dentuman jantung sekenceng Michael Phelps in a good day karena bergelas-gelas kopi yang gue tenggak semalaman. Carrie gue pake abis-abisan tanpa ampun. Dia nangis, gue nangis, keyboard laptop nangis, kabel internet nangus, semua nangis. Semalaman itu intens banget. Gue kaya orang gila ngebutnya soalnya gue sadar kalo gue ga kelarin besoknya, gue harus nunggu lulus bulan Februari tahun 2013!!! FUCK NO, I WILL GET THIS SHIT DONE! NOW!
Keajaiban terjadi dan akhirnya Carrie mengandung janin yang masih berbentuk MS Word. Puas banget rasanya. Rasa ngantuk dan cape seketika hilang dan gue berlari ke kampus jam 8 pagi buat nemuin Bang Atom demi sebuah tanda tangan. Di penghujung hari gue dapet ACC dari Bang Atom dan Mas Nyoman sang ketua jurusan. "MAMPUSSS!!! BERES JUGA URUSAN GUE SAMA CARRIE!!! YUK LULUS YUKKK MUAHAHAHAHAHA!!!", dalam hati gue di balik senyum palsu tiap ketemu orang pagi itu dengan rambut, muka, dan baju lusuh layaknya zombie baru lepas kandang.
Tanggal 10 nya, setelah 4 jam persalinan di tempat jilid skripsi bernama Express, akhirnya bayi-bayi lucu hasil hubungan gue sama Carrie lahir dengan selamat dan berwarna hijau..